
India dan Pakistan pada hari Rabu saling serang dengan serangan militer untuk keenam kalinya sejak tahun 1947, ketika Inggris menarik diri dari subbenua tersebut dan kedua negara tersebut memperoleh kemerdekaan.
Selama kurun waktu tersebut, kedua negara telah memperoleh senjata nuklir, yang secara bersamaan telah meningkatkan taruhan untuk setiap konflik sekaligus membatasi sejauh mana ketegangan akan meningkat. Dinamika tersebut tampaknya terjadi dalam bentrokan terbaru yang terkait dengan wilayah Kashmir yang disengketakan, dengan kedua pemerintah pada hari Rabu menekankan sifat tindakan mereka yang tidak menimbulkan eskalasi bahkan ketika Pakistan memperingatkan bahwa lebih banyak lagi yang mungkin akan terjadi.
Namun, sementara secara militer kedua negara memiliki kemampuan untuk menimbulkan kerusakan yang tak terhitung, secara ekonomi India semakin memiliki lebih banyak hal yang dipertaruhkan. Menurut Bank Dunia, produk domestik bruto India yang melonjak sekarang lebih dari delapan kali lipat ukuran Pakistan, kesenjangan yang kira-kira berlipat ganda sejak pergantian abad. India juga bergerak cepat menaiki tangga teknologi ” menjadi pusat global untuk manufaktur ponsel pintar, panel surya, dan mobil, sekaligus memperluas perannya sebagai pusat kantor pusat bagi dunia.
"Untuk saat ini, kami tidak tahu bagaimana Pakistan akan bereaksi," kata Bhashyam Kasturi, mantan direktur Sekretariat Dewan Keamanan Nasional India. "Namun, India masih punya banyak hal yang bisa dipertaruhkan."(Newsmaker23)
Sumber: Bloomberg
Ketegangan baru antara Amerika Serikat dan Rusia kembali mencuat setelah insiden yang melibatkan kapal tanker minyak, memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan arus pasokan energi global. La...
Menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS (DOL) yang dirilis pada hari Kamis, jumlah warga AS yang mengajukan permohonan baru untuk asuransi pengangguran naik menjadi 208 ribu untuk pekan yang b...
Isu geopolitik kembali memanas setelah muncul pernyataan dan sinyal politik dari Amerika Serikat yang memicu spekulasi mengenai kemungkinan langkah AS untuk mengambil alih Greenland. Meski belum ada t...
Tingkat pekerjaan swasta dalam laporan ADP naik lebih rendah dari yang diperkirakan para ekonom pada bulan Desember. Tingkat pekerjaan swasta naik 41.000 (estimasi +50.000) pada bulan Desember diband...
Greenland bukan hanya soal lokasi strategis, tapi juga gudang mineral penting dunia. Pulau ini menyimpan cadangan besar rare earth elements (REE) atau mineral tanah jarang yang sangat dibutuhkan untuk...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...